Kehamilan merupakan sebuah anugerah yang paling ditunggu oleh pasangan suami istri. Kehadiran sang buah hati tak hanya dinantikan oleh Ayah dan Bundanya, namun oleh seluruh keluarga besar. Setelah menikah, mungkin Bunda mengalami beberapa perubahan pada fisik yang bisa saja itu adalah ciri-ciri hamil yang belum dipahami. Selama proses kehamilan, janin di dalam rahim berkembang hingga 9 bulan sebelum akhirnya dilahirkan. Sehingga sang Ibu akan mengalami perubahan pada fisik, termasuk gejala-gejala kehamilan pada umumnya seperti merasakan mual dan masih banyak lagi. Biasanya, para Ibu mulai mencurigai kehamilan mereka ketika sudah waktunya datang bulan, namun tidak datang juga. Akan tetapi, terlambat datang bulan tidak melulu menandakan kehamilan. Nah, penting sekali bagi para Ibu untuk memahami ciri-ciri lainnya.

Ciri-Ciri Hamil yang Terlihat pada Fisik

Selama proses/masa kehamilan, seorang Ibu akan mengalami banyak perubahan. Tak hanya pada permasalahan mood, tetapi juga keadaan fisik. Perubahan ciri-ciri fisik tersebut pada umumnya disebabkan oleh hormon yang juga ikut berubah. Fluktuasi hormon inilah yang menyebabkan banyak perubahan pada fisik maupun hal-hal non-fisik.

Ciri-CIri Wanita Hamil

Berikut ini adalah ciri-ciri hamil pada fisik Ibu:

1. Terlambat datang bulan
Bagi wanita yang masih berusia dibawah 25 tahun, waktu haid yang tidak teratur masih menjadi sesuatu yang bisa dianggap normal. Bahkan, pada beberapa kasus, banyak wanita yang setelah tiga bulan tidak haid, baru mengalami haid pada bulan berikutnya. Ketika sudah menikah, para wanita harus awas dengan waktu haid mereka, karena sudah waktunya mengalami haid yang teratur tiap bulannya.

Keterlambatan datang bulan tidak melulu menjadi tanda kehamilan. Akan tetapi, ketika sudah menikah dan melakukan hubungan intim suami-istri, mengalami keterlambatan menstruasi 2 minggu hingga 1 atau 2 bulan merupakan salah satu ciri ciri hamil. Maka dari itu, Anda perlu pergi ke dokter untuk melakukan USG atau membeli alat tes kehamilan. Jika hasilnya bukan positif, jangan lantas kecewa. Terlambat datang bulan bisa disebabkan oleh banyak hal, jadi mari pahami ciri-ciri kehamilan lainnya agar dapat mengenali gejala-gejala awal kehamilan.

2. Gejala mirip gejala ingin menstruasi
Sebelum mengalami menstruasi, ada beberapa gejala yang menandakan masa haid akan segera datang. Gejala-gejala tersebut adalah tubuh yang merasa pegal dan lelah, payudara mengencang, punggung yang tidak nyaman, dan perasaan tidak tenang seperti rasanya kapan pun darah haid itu akan mengalir keluar tanpa aba-aba. Jika seorang perempuan yang telah menikah dan berhubungan merasakan hal ini, namun haid tak kunjung datang setelah 1 atau 2 bulan, maka disarankan agar memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan. I

ni merupakan ciri ciri hamil yang disebabkan oleh rahim yang sedang dalam masa persiapan untuk memberikan ruang bagi perkembangan janin. Akan tetapi, hal ini juga bisa menandai adanya gangguan kehamilan, maka dari itu sangat disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

3. Kram perut yang semakin sering terjadi
Salah satu gejala yang dirasakan seorang wanita saat sedang haid adalah perut yang terasa seperti kram. Bagian yang merasakan ini adalah bagian bawah perut dimana rahim berada. Jika seorang wanita merasakan perut bagian bawahnya kram, namun menstruasi tidak datang juga selama lebih dari 1 hingga berbulan-bulan lamanya, maka perlu di waspadai bahwa ia sedang memasuki masa kehamilan. Pada saat ini, kram tersebut adalah salah satu dari ciri ciri hamil. Kram disebabkan oleh rahim yang mulai membesar dan meragang untuk menyiapkan ruang bagi embrio bayi yang sedang tumbuh.

4. Adanya kedutan di perut bagian bawah
Selain kram yang terjadi di perut bagian bawah, terjadinya kedutan juga merupakan ciri ciri hamil. Kedutan ini dirasakan pada minggu-minggu awal kehamilan. Bahkan, kedutan akan semakin membuat sang ibu merasa tidak nyaman ketika berbaring. Yang jelas, kedutan merupakan hal yang sangat wajar dan normal. Tetapi, jika kedutan yang terjadi dalam tempo yang berlebihan atau sangat cepat, maka si ibu harus waspada dan segera menemui dokter kandungan.

5. Perut semakin membesar
Ciri-ciri fisik yang satu ini merupakan ciri-ciri yang sangat kentara, karena perut yang setiap minggunya semakin membesar. Lalu, apakah yang menyebabkan perut mengalami pembengkakan (semakin membesar)? Ternyata penyebabnya adalah hormon yang bernama progesterone. Hormon ini akan semakin meningkat ketika mengalami kehamilan, akibatnya berdampak pada perut ibu yang semakin membesar. Ibu perlu tetap waspada akan pembengkakan perut yang disebabkan oleh gangguan-gangguan organ dalam. Itulah mengapa seorang ibu harus rutin melakukan cek ke bidan.

6. Masam pada mulut
Ketika hamil, seorang ibu akan merasakan masam pada mulut, seperti merasakan logam. Lagi, penyebabnya adalah produksi hormon progesterone yang meningkat itu. Rasa logam yang ada di dalam mulut menyebabkan sang ibu merasakan asam yang tidak enak. Hal inilah yang membuatnya selalu merasa ingin muntah. Karena terus-terusan merasa mual, ibu hamil biasanya sulit sekali makan pada bulan-bulan pertama kehamilan, di sinilah seorang suami berperan menjaga kesehatan sang istri agar gizi dan nutrisi bagi bayi terpenuhi.

Nah, itulah beberapa ciri-ciri yang patut diwaspadai oleh seorang wanita setelah menikah dan merencanakan momongan. Ciri-ciri fisik itu terlihat dengan jelas sekali pada tubuh si ibu. Maka dari itu, mengenali ciri ciri hamil lebih dini akan sangat membantu ibu menghindari keterlambatan. Lebih awal mengetahui kehamilan, maka gizi dan nutrisi bagi sang jabang bayi bisa dipenuhi dengan baik sejak awal-awal masa kehamilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here